Cara Kerja Obligasi dan Jenis-Jenisnya

Cara Kerja Obligasi dan Jenis-jenisnya

Bacaberita.top | Dalam dunia investasi terdapat banyak produk investasi yang dapat diperdagangkan dan diperjual belikan. Namun ada beberapa produk investasi utama yang bisa dipilih antara lain seperti.

Deposito, Tabungan, Reksadana, Saham, Obligasi, Emas dan Aset Properti. Dari produk asuransi yang admin sebutkan itu, Pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Maka dari itu sebaiknya kamu harus mencari informasi sebanyak dan selengkap mungkin mengenai detail produk investasi sebelum kamu menentukan pilihan mana yang akan diambil. Artikel ini akan membahas salah satu produk investasi yaitu obligasi.

Buka Juga Artikel : Yuk Coba Investasi Emas Dengan Aman dan Mudah

Bagaimana cara kerjanya dan jenis obligasi tersebut menurut imbal hasilnya. Apakah kamu tahu apa saja jenis obligasi yang ada saat ini ? Salah satu obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah adalah ORI (Obligasi Negara Retail).

Obligasi ORI ini pertama kali diumumkan pada tahun 2006 silam dan jumlah investor yang membeli ORI pada awalnya adalah 16.561. Seiring jalannya waktu jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya. Data tersebut tercatat menunjukkan peningkatan minat investor untuk membeli obligasi.

Menurut data terakhir ORI-017 pada tahun 2020 mencatat rekor penerbitan surat berharga negara (SBN) terbesar dari penjualan online pada tahun 2018 dengan hampir Rp 18,33 triliun. Data penjualan obligasi tersebut tercatat lebih dari 42,703 investor.

Dengan persentase investor baru tidak kurang dari 55% atau berjumlah 23.944 investor. Data peningkatan jumlah investor sektor obligasi ini mencerminkan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi khususnya obligasi semakin meningkat hampir tiap tahun.

Bagaimana Cara Kerja Obligasi

Produk investasi tak ada satu pun yang hanya memiliki kelebihan semata tanpa adanya resiko yang pasti dihadapi. Sedikit pengantar diatas tentang investasi obligasi semoga mencerahkan kamu tentang pengertian obligasi.

Buka Juga Artikel : Aplikasi Analisis Saham Terbaik, Investasi Jadi Lebih Aman

Dan sekarang saatnya mengetahui bagaimana cara kerja obligasi dalam dunia investasi yang perlu kamu pahami, antara lain sebagai berikut :

1. Menerbitkan Instrument Surat Hutang

Obligasi sebenarnya akan diterbitkan ketika perusahaan atau pemerintah perlu mengumpulkan dana untuk membiayai suatu proyek baru atau untuk mempertahankan kegiatan yang ada. Selain itu obligasi dapat digunakan untuk membiayai hutang yang ada.

Obligasi tersebut kemudian diterbitkan oleh Perseroan atau oleh emiten. Persyaratan penerbitan surat utang meliputi persyaratan pinjaman, pembayaran bunga, dan tanggal jatuh tempo atau tanggal dimana dana pinjaman (pokok obligasi) harus dilunasi.

2. Digunakan Untuk Pembayaran Bunga

Secara umum pembayaran bunga yang dilakukan adalah bagian dari proses pengembalian nilai yang diterima oleh pemegang obligasi pada saat mereka mau meminjamkan dananya kepada pihak penerbit obligasi tersebut. Tingkat bunga yang buat untuk menentukan jumlah pembayaran disebut tingkat kupon obligasi.

3. Membuka Harga Awal dan Harga Pasar Riil

Penentuan harga awal nilai obligasi biasanya telah ditetapkan pada nilai nominal ketika membuat penawaran awal. Sedangkan yang menentukan  harga pasar sebenarnya dari suatu obligasi bergantung pada beberapa factor.

Buka Juga : 

Misalnya kualitas kredit penerbit, jangka waktu jatuh tempo, dan tingkat bunga dibandingkan dengan lingkungan tingkat bunga saat ini.

 4. Melakukan Penjualan Obligasi

Sebagian besar obligasi dapat dijual kepada investor lain oleh pemegang obligasi asli setelah diterbitkan. Dengan kata lain, investor obligasi tidak diharuskan memiliki obligasi hingga jatuh tempo. Biasanya, peminjam menebus obligasi saat suku bunga turun atau pinjaman kredit sudah pulih. Kemudian obligasi dapat diterbitkan kembali dengan harga lebih rendah.

Jenis Obligasi Berdasarkan Imbal Hasil

Jenis obligasi berbasis hasil umumnya dibagi menjadi dua bagian. Jenis obligasi ini berdasarkan hukum dagang konvensional dan hukum Islam. Nah dibawah ini adalah beberapa jenis obligasi berbasis imbal hasil yang perlu kamu ketahui, diantaranya :

1. Conventional Bond (Obligasi Konvensional)

Dalam surat utang tersebut  salah satu pihak (counterparty) akan mengeluarkan pinjaman untuk digunakan sebagai modal tambahan di kemudian hari, yaitu dengan memberikan imbal hasil/bunga kepada investor dalam jangka waktu tertentu.

2. Syariah Bond (Obligasi Syariah)

Salah satu jenis obligasi yang tersedia adalah obligasi syariah. Surat utang ini lebih memberikan imbal hasil berupa anuitas atau sewa yang perhitungannya berdasarkan prinsip syariah Islam dan tidak mengandung unsur riba. Hasil sukuk dibayarkan secara berkala selama jangka waktu tertentu.

3. Junk Bond (Obligasi Hasil Tinggi)

Obligasi hasil tinggi atau junk bonds adalah obligasi dengan peringkat di bawah investasi normal. Lembaga kredit akan memberrikan obligasi ini kepada siapapun yang memiliki kemampuan bayar tinggi.

Buka Juga :

Oleh karena itu, Jenis obligasi ini memiliki risiko yang cukup tinggi bagi para investor. Sehingga kebanyakan dari mereka akan menetapkan pengembalian nilai tinggi pula.

Kesimpulan

Baiklah itulah sedikit penjelasan tentang cara kerja obligasi dan jenis obligasi menurut imbalan hasil. Obligasi sering dipandangg sebagai salah satu alternative dari berbagai produk investasi yang menarik banyak investor.

Produk investasi ini dapat dipilih karena memiliki return value yang cukup tinggi namun juga memiliki resiko yang sama tingginya. Gunakanlah danamu untuk memilai berinvestasi agar kedepanya kamu dapat menikmati manfaat keuangan yang lebih baik.