Belajar Trading Untuk Pemula Agar Profit Setiap Hari

Belajar Trading Untuk Pemula Agar Profit Setiap Hari

Belajar trading dari nol sekilas terdengar sangat complicated. Padahal kalau sudah paham 100%, usaha untuk belajar sudah pasti terbayarkan dari besarnya potensi return yang diperoleh. satu hal yang wajib dipelajari adalah arah pergerakan harga saham. 

Seorang trader harus terbiasa memantau fluktuasi harga yang terjadi di pasar setiap harinya supaya dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan transaksi. Untuk melakukan trading, seorang trader harus belajar cara trading yang benar dan teliti dalam memilih instrumen investasi yang di belinya.

Buka Juga : Investasi Dollar Online, Begini Cara Dan Tips Untuk Pemula

Pentingnya belajar trading dahulu akan membuat trader mengerti, bagai mana memilih saham atau forex yang tepat. Saham yang dipilih oleh trader harus memenuhi kriteria saham yang cocok untuk diperdagangkan dalam jangka pendek. Biasanya saham trading berasal dari saham-saham second liner dan third liner, karena saham tersebut bervolatilitas tinggi.

Keuntungan Melakukan Trading

Banyak orang yang telah terjun di dunia Trading, mengatakan bahwa kegiatan trading sangatlah menguntungkan. Trading pun dipandang sebagai salah satu alternatif untuk mendapatkan uang secara singkat. Oleh karenanya, tidak sedikit orang yang tadinya awam soal trading menjadi tertarik mendalaminya.

Trading, apa pun instrumennya, memang sangat menjanjikan keuntungan. Memang anggapan demikian tidaklah salah, tidak jarang ada yang mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat dengan trading. Namun hal ini harus dibarengi dengan belajar trading agar meminimalisir risiko yang ada dari trading itu sendiri

Berikut alasan mengapa Trading adalah kegiatan yang tepat untuk Anda lakukan sebagai pemasukan tambahan :

1. Trading Dapat Dilakukan di Rumah

Sekarang, trading, baik saham, forex, komoditi, berjangka, atau opsi, semuanya sudah dapat dilakukan secara online. Dengan adanya kemajuan teknologi online trading ini pun, Anda bisa menciptakan pemasukan dari rumah. Cukup dengan menggunakan gadget seperti laptop, komputer, tablet, bahkan smartphone, tanpa perlu berpergian.

2. Trading Lebih Praktis dengan Fitur Auto Trading

Trading pun menjadi aktivitas yang mudah dilakukan dengan adanya fitur auto trading yang disediakan oleh broker. Fitur ini membantu Anda melakukan jual beli saham berdasarkan dengan perintah secara otomatis. Anda pun tidak perlu disibukkan dengan terus menerus memantau pergerakan harga instrumen trading Anda, baik saham maupun forex.

3. Biaya Trading yang Relatif Rendah

Dengan adanya online trading, aktivitas ini juga memiliki keunggulan biaya yang murah. Dalam online trading, sistem perdagangan sudah diotomatisasi secara penuh. Belajar trading akan membuat trader mengerti, bagai mana memilih saham atau forex mana yang layak di beli.

4. Trading Dapat Memberi Uang Tambahan

Tak dapat dipungkiri, trading memang sangat menjanjikan uang tambahan, bahkan bisa membuat seseorang cepat kaya. Trading memang merupakan cara mudah untuk menghasilkan uang, namun bila Anda ingin menjadi trader, maka Anda harus memahami seluk beluk instrumen yang Anda perjualbelikan.

Belajar Trading Pemula Agar Profit

Bagi pemula yang baru tertarik trading saham, penting untuk memahami beberapa poin yang akan disebutkan pada artikel belajar trading kali ini. Apa saja, Simak penjelasannya sampai selesai dibawah ini, ya!

1. Pemilihan Sekuritas

Langkah pertama dalam belajar trading adalah pemilihan aplikasi sekuritas. Rekening saham sangat dibutuhkan dalam hal perdagangan saham. Singkatnya trader nggak bisa melakukan transaksi kalau belum punya rekening saham. Maka dari itu perlu dipahami bahwa pemilihan sekuritas sangatlah penting.

Sekuritas merujuk pada perusahaan yang memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan, sebagai broker atau perantara perdagangan efek. Pastikan sekuritas tersebut dapat memberikan kenyamanan selama melakukan trading saham dengan fasilitas atau fitur yang tersedia.

Misalnya, pembukaan rekening yang mudah, setoran awal yang ringan, biaya transaksi yang rendah, serta menyediakan data lengkap dan real time. Saat ini sebagian besar sekuritas telah memiliki fasilitas pembukaan rekening secara online dan platform trading online. 

2. Strategi Trading

Cara belajar trading saham dari nol berikutnya adalah dengan mempelajari strategi trading untuk kemudian disesuaikan dengan profil risiko dan gaya trading masing-masing trader. Strategi trading secara umum dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

- Scalping

Scalping adalah strategi trading yang memanfaatkan pergerakan kecil harian harga saham dengan prinsip “cuan bungkus”. Masa hold saham scalping  berkisar dalam hitungan menit sampai maksimal satu hari.  

- Swing Trading

Swing trading adalah strategi jual beli saham ketika indikator menunjukkan tren naik atau turun yang berkisar mulai dari beberapa hari sampai beberapa minggu. Strategi swing cocok untuk trader dengan profil risiko menengah atau moderat.

- Super Trading

Super trading berfokus pada pergerakan jangka menengah dengan rentang waktu beberapa bulan. Pada strategi ini, aktivitas jual dan beli cenderung jarang dilakukan. Namun sifatnya tetap fleksibel. Jika sudah harus jual karena ada tanda siklus distribusi (harga menuju penurunan), maka bisa lakukan penjualan saham untuk mengamankan profit.

3. Mengenal Analisis Teknikal

Langkah selanjutnya untuk belajar trading for profit adalah mempelajari analisis teknikal. Dengan belajar analisis, para trader bisa segera mengambil posisi buy. Nah, untuk mengetahui hal tersebut, analisis teknikal menjadi senjata yang wajib digunakan.

Analisis teknikal adalah metode analisis pergerakan harga saham dengan menggunakan grafik historis dan volume transaksi. Grafik yang sudah terbentuk di masa lampau dimanfaatkan untuk memprediksi serta mengantisipasi kemungkinan pergerakan harga selanjutnya.

Dengan analisis teknikal, trader dapat mengidentifikasi saham yang memiliki permintaan lebih besar daripada penawaran, sehingga harganya berpotensi menguat. Sebab pada dasarnya naik turunnya harga saham dipengaruhi oleh hukum supply dan demand.

Terdapat beberapa komponen dalam analisis teknikal, sebagai langkah awal dalam belajar trading sebelum para investor melakukan trading saham atau forex dll. Di antaranya adalah :

- Siklus

Siklus mewakilkan pergerakan harga saham yang terus berulang dari waktu ke waktu. Hal ini didorong oleh keputusan trading pelaku pasar saat menghadapi fluktuasi harga saham. Siklus harga saham dibagi menjadi empat fase, yaitu fase akumulasi, fase partisipasi, fase distribusi, dan fase kapitulasi. Selengkapnya baca di artikel berikut ini.

- Trend

Trend adalah kecenderungan harga saham yang bergerak dalam arah tertentu. Sangat penting bagi para trader mengetahui ke mana arah pergerakan harga saham supaya return-nya menjadi lebih optimal. Ada arah naik (uptrend), turun (downtrend), dan menyamping (sideways).

- Support dan Resisten

Support adalah level psikologis harga yang menahan agar harga saham nggak jatuh lebih dalam. Sedangkan resisten mengacu pada level atau atap harga yang menahan agar harga saham nggak naik lebih tinggi. Biasanya harga yang menyentuh support akan kembali memantul ke atas dan harga akan kembali turun jika mencapai batas resisten.

- Chart Pattern

Chart pattern atau yang disebut pola grafik menggambarkan kondisi psikologi pelaku pasar yang cenderung berulang dari waktu ke waktu. Oleh karenanya pola ini bisa digunakan untuk mengantisipasi pergerakan harga ke depannya. Dalam belajar trading chart pattern harus di pelajari sebaik mungkin.

- Candlestick

Candlestick adalah jenis grafik saham yang paling sering dipakai trader. Candlestick terdiri dari dua bagian utama, yaitu tubuh (body) yang menunjukkan harga pembukaan dan penutupan serta ekor (tail) yang menginformasikan harga tertinggi dan terendah pada hari itu.

- Indikator

Indikator teknikal merupakan alat bantu yang memperhitungkan data historis harga dan volume secara matematis. Informasi yang dihasilkan dari indikator ini berupa sinyal beli dan jual yang dapat membantu trader untuk mengambil keputusan trading.

4. Manajemen Risiko Trading

Selain mempelajari analisis teknikal dalam menentukan timing beli, jual, dan hold, manajemen risiko menjadi hal penting lainnya yang harus dicermati. Belajar trading dengan memahami risiko trading sebenarnya hanya satu, yaitu penurunan harga saham. Tetapi kalau risiko tersebut nggak dibatasi, yang ada trader malah jadi rugi.

Kesimpulan

Demikian adalah poin-poin dasar tentang trading saham yang wajib dipelajari pemula sebelum masuk ke pasar saham. Mau belajar trading dari nol tidaklah sulit, yang paling penting adalah kemauan dan tekad. Sebagai penutup, admin akan memberikan cara meminimalisir risiko dalam trading saham adalah sebagai berikut :

-Stop loss dengan melakukan aksi jual sebelum mengalami kerugian lebih dalam. Idealnya stop loss sudah direncanakan sejak awal. Misalnya stop loss dipasang ketika posisi harga berada di bawah support.

-Mengatur emosi saat terjadi euphoria maupun fear. Hindari jebakan FOMO atau Fear of Missing Out. Untuk itu, trader harus tetap tenang agar bisa memaksimalkan keuntungan.

-Merencanakan alokasi aset dengan membaginya menjadi dua bagian, yakni trading dan investasi jangka panjang. Karena kebanyakan pemula masih sulit mengontrol emosi, sebagai contoh bisa dimulai dengan porsi 70% investasi dan 30% trading.

Previous Post Next Post